Jumat, 01 April 2011


Tuesday, 18 May 2010 07:14
Hal yang paling banyak ditanyakan oleh pembaca situs ini ke saya adalah pertanyaan seputar kapan waktu terbaik untuk membeli Dinar/Emas dan kapan waktu terbaik untuk menjualnya. Tulisan ini untuk memberi jawaban secara umum, agar jumlah e-mail yang saya harus jawab menurun J.
Untuk membeli emas atau Dinar dengan tujuan membangun ketahanan ekonomi jangka panjang, agar anak-anak bisa sekolah sampai tuntas, agar ketika tua kita tidak menjadi beban orang lain, agar asset yang merupakan hasil jerih payah kita tidak terus menurun nilainya dari waktu – ke waktu; maka membeli emas untuk tujuan ini dapat dilakukan kapan saja.
Dalam rentang waktu jangka menengah/panjang, tidak ada istilah ketinggian untuk harga emas atau Dinar. Ketika harga Dinar pertama kali menyentuh nilai Rp 1,000,000/Dinar (emas di kisaran Rp 237,000/gram) sekitar dua setengah tahun lalu – tepatnya tanggal 27 Oktober 2007; saat itu banyak yang berpendapat harga Dinar sudah ketinggian – lalu sementara permintaan Dinar menurun.
Ironinya ketika 13 bulan kemudian (27/11/2008) harga Dinar menyentuh angka Rp 1,400,000/Dinar ( emas di kisaran Rp 325,000/gram), permintaan Dinar justru mencapai titik tertingginya. Kemudian 15 bulan berikutnya lagi (19/02/2009)ketika angka menyentuh Rp 1,600,000/ Dinar ( emas di kisaran Rp 373,000/gram), kembali permintaan Dinar mencapai titik tertinggi berikutnya.
Dari fakta-fakta diatas, Anda akan mudah memahami bahwa bila Anda menabung untuk tujuan proteksi nilai atau membangun ketahanan ekonomi dalam jangka panjang – maka tidak ada waktu yang salah untuk memindahkan asset Anda dari Asset yang berpeluang mengalami debasement (penurunan nilai) yaitu uang kertas ke asset yang terbukti memiliki daya beli stabil sepanjang zaman yaitu emas atau Dinar.
Apakah trend yang terjadi seperti yang ditunjukkan oleh angka-angka tersebut diatas akan terus berlangsung ?, dan harga emas/Dinar yang sekarang dianggap sudah benar-benar ketinggian oleh sebagian orang – akhirnya akan turun juga ?.
Dalam jangka pendek iya, bisa jadi harga emas/Dinar akan turun. Namun sekali lagi dalam jangka panjangnya – lebih banyak faktor fundamental yang mendorongnya naik ketimbang turun. Salah satu faktor yang sangat dominan adalah realitas bahwa uang kertas dunia saat ini dibangun dengan hutang – ketika hutang menumpuk dan tidak ada lagi yang bisa/mau memberi hutangan baru – sedangkan hutang lama harus dibayar – maka pasti uang kertas jatuh nilainya.
Grafik diatas adalah prediksi OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) untuk negara-negara yang konon paling kuat ekonominya. Rata-rata negara anggota OECD ternyata akan memiliki hutang (liabilities) yang melebihi GDP-nya tahun depan (2011). Dari grafik diatas, dapat kita ambil kesimpulan sederhana bahwa seluruh mata uang negara-negara anggota OECD akan turun significant (mengalami debasement) dalam rentang waktu yang tidak terlalu lama – kecuali China. Ketika nilai uang kertas jatuh, apa yang terjadi dengan harga emas dan benda riil lainnya ? – sederhana, harga emas dan benda riil lainnya akan melambung !.
Untuk sementara China berkemungkinan bisa bertahan paling lama dalam hal kekuatan mata uangnya. China juga merupakan negara yang sangat pinter dalam mendorong rakyatnya membangun ketahanan ekonomi – dengan menganjurkan langsung dan mempermudah rakyatnya membeli emas – mumpung ekonomi mereka kuat dan uang mereka lagi perkasa.
Jadi kalau kita mau belajar sampai ke negeri China termasuk dalam hal ketahan ekonomi ini, maka insyaAllah tidak ada waktu yang salah untuk membeli emas atau Dinar.
Membeli emas/Dinar hanya akan salah bila tujuannya untuk spekulasi jangka pendek. Karena dalam jangka pendek harga emas akan terus bergejolak – sehingga sangat mungkin Anda merugi karena fluktuasi ini.
Lantas kapan waktu menjualnya yang terbaik ?; Yang terbaik adalah ketika Anda membutuhkannya untuk keperluan riil seperti membayar sekloah, pergi haji, membayar rumah, membayar biaya kesehatan, memindahkan ke investasi sektor riil dlsb. Anda tidak akan pernah menyesal mencairkan emas atau Dinar Anda untuk keperluan-keperluan yang riil tersebut.
Sebaliknya bila Anda menjual emas/Dinar hanya karena tertarik harga lagi tinggi – maka sangat mungkin Anda bisa menyesal karena angka tertinggi saat ini – bisa saja menjadi kelihatan sangat rendah hanya dalam belasan bulan kedepan seperti contoh angka-angka tersebut diatas.
Ringkasnya adalah membeli emas/Dinar yang terbaik adalah pada saat Anda memiliki excess fund untuk keperluan jangka panjang; dan menjualnya terbaik adalah ketika Anda membutuhkannya untuk menutup kebutuhan yang riil.
Sebaliknya membeli emas/Dinar untuk tujuan spekulasi jangka pendek selalu berpeluang untuk rugi karena fluktuasi jangka pendek; dan demikian pula menjual emas/Dinar hanya karena melihat harga tinggi sesaat – juga bisa menyesal – karena rekor-rekor tertinggi harga emas akan terus bermunculan sejalan dengan debasement mata uang kertas. Wa Allahu A’lam. (M. Iqbal

Rabu, 30 Maret 2011

Sejarah Emas di Dunia



E-mail
Written by Aris Purbo   
gold_globeSejak dulu kita sering kali membaca artikel tulisan baik itu di internet ataupun di majalah tentang emas yang telah di pakai sejak berabad-abad lama nya, bahkan mungkin sejak beberapa millennium yang lalu. Berikut ini sejarah emas yang di mulai pada tahun 4000 Sebelum Masehi.

 
4000 Sebelum Masehi 
Sebuah kebudayaan yg berpusat di sebuah daerah yg saat ini di sebut dengan Eropa Timur mulai menggunakan emas sebagai objek aksesoris & fashion. Kemungkinan besar emas tersebut di tambang di Transylvanian Alps atau bisa juga berasal dari tambang di daerah pegunungan Pangaion.
 
3000 Sebelum Masehi
Sebuah peradaban di irak selatan menggunakan emas untuk menciptakan perhiasan yg sangat mengagumkan dan model desain perhiasan dari peradaban itu masih banyak di pakai sampai saat ini. 

2500 Sebelum Masehi
Raja Tomb of Djer di kubur bersama perhiasannya. Dia adalah raja pertama dari dinasti mesir di Abydos, Mesir.
 
1500 Sebelum Masehi
Daerah Nubia yang sangat kaya akan deposit kandungan emas membuat mesir menjadi negara yang sangat kaya setelah emas di kenal sebagai alat tukar untuk perdagangan internasional. Dimana standart unit di timur tengah pada waktu itu menggunakan koin emas shekel dengan berat 11.3 Gram.  Shekel terbuat dari campuran alami logam 2/3 emas dan 1/3 silver yang biasa di sebut electrum.

1350 Sebelum Masehi

Babilonia mulia menggunakan api sebagai teknik untuk menguji kemurnian emas.

1200 Sebelum Masehi

Orang Mesir yang menguasai seni pembuatan emas memasukkan emas ke dalam daun untuk memperpanjang umur pakai nya, mereka juga mencammpur emas dengan logam lain untuk meningkatkan kekerasan dan variasi warna emas yang di hasilkan (dengan campuran tertentu emas bisa berubah menjadi warna hijau, merah, ungu dll). Pada era ini mereka juga mulai menggunakan teknik lost wax dimana saat ini teknik lost wax ini masih menjadi jantung dari industri  perhiasan. Kulit domba yang tidak dicukur mulai dipergunakan untuk memisahkan emas dari pasir sungai di timur laut, Laut Hitam. Setelah pasir dituang ke dalam kulit domba mereka lalu mengeringkan nya untuk mengeluarkan partikel emas. Teknik seperti ini menjadi inspirasi “Golden Fleece”

1091 Sebelum Masehi

Emas berbentuk kotak yang berukuran kecil mulai di gunakan di cina sebagai alat tukar yg sah (uang).

560 Sebelum Masehi
Koin pertama yg dibuat dari emas murni di tambang di Lydia sebuah kerajaan di Asia Minor.

344 Sebelum Masehi
Raja Alexander melewati Hellespont bersama 40.000 prajurit dimana pada era ini dimulai nya kampanye yang sangat besar dalam sejarah militer dan jumlah emas terbesar yang pernah di bawa dari kekaisaran Persia.

300 Sebelum Masehi
Orang yunani dan yahudi di Alexandria kuno mulai mempraktekan teknik kimia untuk memisahkan emas dari logam lainnya. Pencarian mencapai puncak dari akhir abad kegelapan melalui Renaissance.

218 Sebelum Masehi – 202 Sebelum Masehi
Selama era Punic War dengan Carthage romawi mendapatkan banyak sekali akses ke pertambangan emas di spanyol.

58 Sebelum Masehi

Setelah kemenangan kampanye di Gaul, Julius Caesar pulang dengan membawa emas yang jumlah nya sangat besar, sehingga dia bisa memberikan koin emas sebanyak 200 buah ke tiap prajurit nya dan membayar semua utang-utang Romawi.

50 Sebelum Masehi

Romawi mulai mengeluarkan koin emas yang di namai Aures

476 Masehi
Goth yang memecat Kaisar Augustus Romulas, menandai jatuhnya Kekaisaran Romawi.

600 Masehi – 699 Masehi

Kekaisaran Byzantine melanjutkan proyek penambangan di eropa tengah dan perancis, dimana area ini merupakan area penambangan emas yang tidak pernah di explorasi selama era kekaisaran romawi berkuasa. 

742 Masehi – 814 Masehi

Charlemagne menyerbu Avars dan merampas emas mereka dalam jumlah besar, yang membuatnya menjadi sangat berkuasa di eropa barat.

1066 Masehi
Setelah terjadi nya penaklukan oleh Norman, standart mata uang logam akhirnya kembali di-berlakukan di Inggris dengan diperkenalkannya sistem pounds, shillings, dan pence. Yang secara harfiah adalah Pounds berarti setengah kilo sterling silver.

1250 Masehi –1299 Masehi

Marco Polo menulis jurnal dari perjalanan nya ke timur jauh (saat ini di sebut asia) dengan judul “gold wealth was almost unlimited.”

1284 Masehi
Venice memperkenalkan Gold Ducat yang akhir nya menjadi koin yang sangat terkenal di dunia dan terus menjadi sangat terkenal sampai lima abad setelah peluncuran nya.

1284 Masehi

Great Britain mengeluarkan Koin emas utama untuk pertama kali, koin emas ini di beri nama Florin, yang selanjut nya di ikuti oleh dikeluarkan nya koin bernama Noble, Angel, Crown dan Guinea.

1377 Masehi

Great Britain merubah system keuangan mereka berdasarkan emas & perak.

1511 Masehi
Raja Ferdinand dari spanyol mengatakan ke para penjelajah “jika bisa dapatkan emas, tapi banyak bahaya untuk mendapatkan emas” yang akhir nya ekspedisi besar-besaran ke tanah yang baru di temukan di western hemisphere

1556 Masehi
Georgius Agricola menerbitkan buku yg berjudul De Re Metallica yang isi nya menjelaskan proses pengujian emas menggunakan api yg biasa di gunakan di abad pertengahan.
 
1700 Masehi
Dengan diketemukan nya cadangan deposit emas di brazil menjadikan brazil penghasil emas terbesar di dunia pada tahun 1720 dengan kapasitas produksi hampir mendekati 2/3 dari total kapasitas produksi seluruh dunia. Isaac Newton yang berperan sebagai kepala tambang menetapkan harga dalam satuan mata uang Great Britain sebesar 84 shillings 11,5 Pence per Troy ounce. The Royal Commission (Komisi Kerajaan) yang terdiri dari Isaac Newton, John Locke, and Lord Somers memutuskan untuk menarik seluruh mata uang lama dan menerbitkan mata uang baru dari emas/perak dengan rasio 16:1. Dengan begitu harga emas pertama kali di didirikan pertama kali di Inggris 200 tahun yang lalu.

1744 Masehi

Kebangkitan pertambangan emas di Rusia dimulai pada saat ditemukan nya singkapan pasir kuarsa di Ekaterinburg pada tahun 1787.
Koin Emas Amerika pertama kali di temukan oleh Ephraim Brasher yang berprofesi sebagai tukang emas.

1792 Masehi
Undang-undang mata uang logam Amerika Serikat menetapkan standart bimetallic emas perak, dimana telah ditetapkan dolar AS setara dengan 24,75 grain emas murni dan 371,25 grain perak murni (1 grain = 0.0648 grams).

1799 Masehi
Gold Nugget seberat 17 Pon di temukan di Cabarus county, North Carolina yang mana penemuan ini merupakan penemuan emas yang pertama kali terdokumentasikan.

1803 Masehi
Penemuan emas di Little Meadow Creek, North Carolina yang memicu terjadi nya Gold Rush di Amerika untuk yang pertama kali nya.

1804 Masehi –1828 Masehi
North Carolina memasok seluruh kebutuhan koin emas US Mint untuk skala domestik dengan peruntukan sebagai mata uang.

1816 Masehi

Inggris secara resmi mengikat pound sterling terhadap emas dengan kuantitas berat tertentu dimana mata uang inggris dapat di gunakan sebagai nilai tukar nya.

1817 Masehi
Inggris mulai memperkenalkan Sovereign yaitu sebuah koin emas berukuran kecil yang memiliki nilai setara 1 pound sterling.

1830 Masehi

Heinrich G. Kuhn mengumumkan penemuan nya atas sebuah  formula Fired on Glanz Gold.

1837 Masehi
Berat emas dalam satuan US dolar di kurangi 23,22 grain sehingga nilai emas murni seberat 1 troy ounce emas akan setara dengan $ 20.67.

1848 Masehi
John Marshall menemukan serpihan emas (gold flake) ketika sedang membangun sawmill milik John Sutter di dekat Sacramento, California. Penemuan John Marshall ini menyebabkan terjadinya  Gold Rush di California.

1850 Masehi
Edward Hammong Hargraves kembali ke Australia setelah perjalanan ke California, dia memprediksi akan dapat menemukan emas di negara nya dalam kurun waktu 1 minggu setelah kedatangan nya. Dia menemukan emas di New South Wales seminggu setelah dia sampai di Australia.

1859 Masehi

Comstock Lode yg merupakan deposit perak pertama di amerika di temukan di daerah yg saat ini bernama Virginia City,Nevada yang di dalam nya juga terkandung deposit emas.

1862 Masehi

Latin Monetary Union ketetapan yang mengatur kadar, berat, ukuran dan nominal dari koin perak & koin emas negara Perancis, Italia, Belgia, Swiss, dan Yunani (pada tahun 1868) dan mewajibkan semua negara itu menerima koin emas & koin perak dari masing-masing negara tersebut sebagai alat pembayaran yang sah. 

1868 Masehi

George Harrison menemukan emas ketika menggali batu untuk membangun rumah, dimana emas tersebut ditemukan di Afrika Selatan, sejak saat itu sumber emas tersebut mendekati 40% dari total emas yg pernah ditambang di Afrika Selatan.

1873 Masehi
Sebagai hasil dari perubahan undang-undang pertambangan dan koin, perak telah dihapuskan dari standart nilainya dan Amerika secara tidak resmi kembali ke standart emas.

1887 Masehi
Hak Paten Inggris dikeluarkan kepada John Steward MacArthur untuk penemuannya dalam proses recovery/pemurnian emas dengan menggunakan proses sianida. Proses sianida ini dapat menghasilkan emas sampai dua kali lipat dari total produksi dunia sampai 20 tahun yang akan datang.

1896 MASEHI
William Jennings Bryan berpidato di konvensi nasional partai demokrat  yang berjudul “cross of gold” dimana pidato nya ini berisi desakan agar kembali ke system bimetallism. Pidato ini menjadi kan Willian Jennings Bryan sebagai salah satu kandidat presiden dari partai democrat, tapi dia dikalahan pada saat Pemilu oleh William McKinley. (Dalam ilmu ekonomi Bimmetallism memiliki arti Standart keuangan yang mana nilai dari mata uang dalam system moneter sebuah negara di definiskan setara / senilai dengan sejumlah tertentu berat emas atau bisa juga setara / senilai dengan sejumlah tertentu berat perak.)

1898 MASEHI
Dua orang pemancing ikan menemukan emas saat memancing di Klondike, Alaska yang menimbulkan gold rush di akhir abad ke 19.

1900 MASEHI
Undang-undang Standart emas di Amerika Serikat menempatkan sistem ekonomi Amerika pada Standart emas, dengan komitmen bahwa Amerika akan mempertahankan nilai tukar mata uangnya terhadap negara lain berdasarkan Standart Emas. 

1903 MASEHI
Sebuah perusahaan bernama Engelhard memperkenal kan sistem untuk mencetak emas di atas permukaan sebuah objek. Ini pertama kali nya emas di gunakan sebagai dekorasi dengan menggunakan system ini dan Teknologi untuk Microcircuit Printing.

1913 MASEHI
Undang-Undang bank sentral Amerika menetapkan bahwa USD akan di dukung dengan emas sebanyak 40%.

1914 MASEHI – 1919 MASEHI
Standart emas di hentikan sementara oleh beberapa negara termasuk Amerika, Inggris selama perang dunia 1.

1927 MASEHI
Penelitian bidang kedokteran dalam skala besar yang dilakukan di Perancis membuktikan emas memiliki nilai yang sangat berharga dalam pemakaian nya untuk pengobatan / perawatan penyakit rheumatoid arthritis (Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun [penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri] yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada sendi. Penyakit ini menyerang persendian, biasanya mengenai banyak sendi, yang ditandai dengan radang pada membran sinovial dan struktur-struktur sendi serta atrofi otot dan penipisan tulang. Pada Gambar 1, ditunjukkan bahwa RA dapat mengakibatkan nyeri, kemerahan, bengkok dan panas di sekitar sendi. Berdasarkan studi, RA lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pria dengan rasio kejadian 3 : 1.).

1931 MASEHI
Inggris meninggalkan system standart emas logam mulia.

1933 MASEHI
Untuk mengurangi kepanikan sektor perbankan, Presiden Amerika Franklin D. Roosevelt melarang warga negara Amerika memiliki koin emas, emas batangan logam mulia, dan sertifikat emas.
 
1934 MASEHI
Menindak lanjuti atas terjadi nya Great Depresion yang terjadi di Amerika pada tahun 1934 dan atas permintaan presiden Roosevelt akhir nya pada 30 Januari 1934 undang–undang Gold Reserve memberikan hak permanen atas semua yang berhubungan dengan emas dan penghentian produksi koin emas. Undang-undang ini juga menijinkan sertifikat emas di pegang oleh Bank Sentral menempatkan standarisasi moneter di Amerika pada standart logam mulia emas yg terbatas. Dimana penarikan emas dalam satuan dollar hanya bisa dilakukan oleh Bank Sentral dan individu yang telah mengantongi surat ijin untuk melakukan hal ini. Presiden Roosevelt mengurangi nilai dollar dengan cara menaikkan nilai emas menjadi $35/ounce.

1935 MASEHI
Western Electric Alloy #1 (69% Emas, 25% Perak, 6% Platina) menemukan pemakaian material tersebut untuk di gunakan sebagai switching contacts peralatan telekomunikas milik AT&T.
Tahun 1937 telah dibuka tempat penyimpanan logam mulai emas batangan di Fort Knox, Kentucky. 

1942 MASEHI
Presiden Franklin D. Roosevelt Perpres yang isi nya menutup semua tambang emas yang berada di wiliyah hokum negara Amerika Serikat.

1944 MASEHI
Tahun 1945 DPR amerika meratifikasi perjanjian Bretton Woods, mendirikan standart tukar emas dan mendirikan dua lembaga internasional baru yaitu International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (Bank Dunia)

1945 MASEHI
Federal Reserve Note  (FRN/Fiat Currency) yang di dukung oleh emas dikurangi sampai 25.5%
 
 
 
 
 
Sources:
J. Aron/Goldman Sachs & Company
Gold Fields Minerals Services
The Gold Information Center
The Gold Institute (former)
The Mentor
The Money Encyclopedia
United States Bureau of Mines
The Egyptians, Cyril Aldred, 1961.
Gold – An Illustrated History, Vincent Buranelli, 1979.
The Story of Civilization, Will Durant, 1954.
Life in Ancient Egypt, Adolf Erman, 1971.
The Gold Companion, Timothy Green, 1993.
World of Gold, Timothy Green, 1991.
Love of Gold, Emily Hahn, 1980.
Archaic & Classical Greek Coins, Colin N. Kraay, 1976.
Gold Fever, Kenneth J. Kutz, 1987.
Your Gold and Silver, Henry A. Merton, 1981.
Gold Institute (former) website, 200

Jumat, 18 Maret 2011

EMAS AMANKAN ASET ANDA

Nov 24 2007


oleh: DINI SUSANTI




Mengapa kita perlu berpandai-pandai mengelola uang? Karena pemanfaatan uang bisa bernilai dua muka, baik dan buruk bagi dunia dan akherat. Baik, jika uang didapatkan dari hasil yang halal lalu memanfaatkan sesuai kebutuhan, tidak memenuhi hawa nafsu duniawi semata, tidak lupa berzakat dan sedekah, dan bermanfaat bagi diri dan sekitar. Buruk, jika mendapatkan dari hasil tidak halal, atau pemanfaatannya berlebihan, hanya memenuhi keinginan hawa nafsu duniawi, tidak pernah berzakat dan sedekah, bahkan menggunakannya untuk merusak diri sendiri ataupun sekitar. Sebagai khalifah di dunia ini, jadikan uang hanya sebagai alat pembayaran semata, tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang diagungkan sehingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan. Kita toh tidak hidup di dunia selamanya.. jadi pengelolaan uang merupakan kewajiban bagi siapa yang mendapatkan berkah dari Allah itu.
Selain berzakat, beramal dan bersedekah, tidak ada salahnya uang yang anda miliki disimpan untuk investasi anda. Terutama seorang ibu seperti saya yang memiliki seorang anak, mulai berpikir untuk berinvestasi untuk pendidikan anak kelak. Juga dengan berinvestasi, tujuan lain yang lebih mulia insyaAllah dapat tercapai misalnya berniat beribadah haji. Amien.
Namun sebaiknya, pilihlah investasi yang jauh dari RIBA, halal, serta baik bagi dunia akherat. Sekali lagi ingat tabungan akherat juga ..kita tidak hidup di dunia forever.
Menurut Safir Senduk seorang perencana keuangan, ada 5 jenis investasi (simpanan produk):
1. Deposito
Deposito Berjangka
Produk ini mewajibkan Anda menanamkan sejumlah dana untuk jangka waktu 1,3,6 dan 12 bulan. Untuk ini Anda akan dijanjikan bunga yang lebih tinggi dari produk tabungan, tetapi Anda tidak bisa mencairkan begitu saja deposito Anda sewaktu-waktu seperti tabungan. Anda harus menunggu hingga deposito tersebut jatuh tempo. Kalau Anda mencairkan deposito sebelum jatuh tempo, maka Anda akan dikenakan denda penalti.
Sertifikat Deposito
Anda akan mendapatkan sebuah Sertifikat Deposito (SD). Kelebihan dari produk ini adalah, biasanya bunganya akan lebih tinggi dibandingkan dengan produk deposito berjangka. Dan SD tersebut bisa Anda jual kepada orang lain, walaupun deposito Anda belum jatuh tempo.
2. Emas
Harga emas biasanya berbanding lurus dengan tingkat inflasi dan perubahan harga mata uang Dollar Amerika. Jadi kalau inflasi meningkat atau mata uang Dollar Amerika meningkat, maka harga emaspun ikut meningkat. Ada tiga macam produk emas, yaitu:
Perhiasan
Jika Anda membeli perhiasan emas, berarti Anda membayar harga emas tersebut ditambah dengan ongkos pembuatan perhiasan tersebut. Tetapi ketika Anda menjualnya, biasanya Anda akan menerima harga emasnya saja. Sedangkan ongkos pembuatannya menjadi biaya bagi Anda.
Koin
Koin emas yang populer adalah koin emas ONH yang dijual di pegadaian. Sebagai investasi, koin emas biasanya bisa lebih menguntungkan dibandingkan dengan perhiasan, mengingat untuk membeli perhiasan membutuhkan Ongkos Pembuatan yang tidak bisa Anda ‘klaim’ lagi ketika menjual emas tersebut.
Batangan
Jika Anda membeli emas batangan, Anda membayar untuk harga emasnya saja, begitu juga ketika Anda akan menjualnya. Emas batangan adalah produk investasi emas yang paling menguntungkan.
3. Tanah
Pada umumnya nilai tanah setiap tahunnya akan meningkat, mengingat jumlah penduduk semakin bertambah sedangkan jumlah tanah tidak bertambah. Selain pertumbuhan penduduk, lokasi juga mempengaruhi harga tanah. Jadi kalau Anda ingin berinvestasi dalam tanah. Lihatlah terlebih dulu lokasi tanah tersebut.
4. Reksa Dana
Dengan berinvestasi di Reksa Dana, uang Anda akan dikelola oleh Manajer Investasi untuk diinvestasikan di dalam pasar modal dan atau pasar uang. Ada beberapa Reksa Dana yang bisa Anda pilih, mulai dari RD Saham, RD Campuran, RD Pendapatan Tetap dan RD Pasar Uang.
5. Insurance Link
Produk ini adalah produk investasi yang cukup baru di Indonesia. Produk ini menggabungkan antara Asuransi Jiwa dengan Produk Investasi. Jadi dengan berinvestasi dalam insurance link ini, berarti selain berinvestasi, Anda juga mendapatkan asuransi jiwa. Produk insurance link ini diterbitkan oleh perusahaan asuransi.
Dari beragam produk simpanan diatas, jika anda belum memiliki suatu keinginan untuk mengelola uang anda untuk membuka usaha, maka berinvestasi emas batangan menurut saya sangat menarik. Harga emas cenderung stabil, fluktuasinya tidak jauh berbeda dengan inflasi. Pada tahun 1960-an harga ongkos naik haji saat setara dengan 250-300 gram emas. Sampai kini, ternyata masih sama, ongkos naik haji masih berkisar antara 250-300 gram emas. Dua tahun yang lalu harga emas 24karat 1gr berkisar diharga Rp. 100rb an, tahun ini berkisar diharga Rp. 200rban.
Menarik, karena selain jauh dari riba, kisaran harga emas bertendensi selalu naik dari tahun ke tahun. Berbeda sekali dengan simpanan uang anda dalam bentuk rupiah di bank. Setiap tahun nominal rupiah selalu turun, karena tendensi rupiah selalu lebih rendah dari dolar. Ingat, dolar menjadi mata uang pemerintah Indonesia ini dalam berhutang. Jadi perekenomian negara ini tergantung dari harga rupiah terhadap dolar.
Jika anda memiliki ketertarikan untuk berinvestasi membeli emas batangan, maka beberapa tips ini bisa anda ikuti:
1. carilah informasi sebanyak-banyak nya tentang investasi emas dari berbagai sumber. Ini ulasan seorang kawan yang sangat menarik yang dapat anda baca mengapa gw milih investasi di emas??
2. pastikan membeli emas batangan pada tempat yang terpercaya, legal dan jelas.
3. pastikan kadar emas 24 karat.
4. pastikan emas memiliki sertifikat keasliannya, dan sertifikat disimpan dengan aman.
5. jangan lupa membayarkan zakatnya jika simpanan emas anda melebihi nisabnya.
Selamat berinvestasi emas!

Berapa Dinar Yang Kita Butuhkan...?

oleh : Iqbal Muhaimin

Sebelumnya saya telah menulis mengapa uang kertas tidak dapat kita pakai untuk membuat perencanaan finansial jangka panjang, pada tulisan ini saya ingin mulai memberikan alternatifnya dengan menggunakan Dinar.

Sebelum membahas detil kebutuhan finansial bagi pribadi dan keluarga kita, terlebih dahulu perlu dipahami adanya dua jenis kebutuhan finansial yaitu kebutuhan yang dapat diprediksi dan kebutuhan finansial yang tidak dapat diprediksi.

Kebutuhan finansial yang bisa diprediksi membutuhkan pengumpulan sejumlah dana dalam periode tertentu sehingga pada saat dibutuhkan dana tersebut tersedia. Contoh kategori ini adalah dana pergi haji, dana pendidikan anak, dana untuk pembelian rumah dan lain sejenisnya.

Kebutuhan finansial yang tidak dapat diprediksi bisa timbul kapan saja atau tidak timbul sama sekali. Dari kategori ini ada kebutuhan finansial yang bisa timbul kapan saja dan pasti terjadi, hanya waktunya yang tidak diketahui seperti kebutuhan biaya-biaya yang terkait dengan kematian anggota keluarga atau konsekwensi dari kematian anggota tersebut. Ada pula kebutuhan finansial yang bisa terjadi kapan saja tetapi mungkin juga tidak terjadi sama sekali seperti biaya-biaya yang terkait dengan risiko kesehatan, bencana alam, kecelakaan dan sejenisnya. Jenis kebutuhan finansial yang kedua ini yang pada umumnya diatasi melalui tolong menolong atau bentuk modernnya dikelola oleh Takaful atau asuransi syariah.

Selain dapat tidaknya suatu kebutuhan finansial diprediksi, kebutuhan ini juga dapat dikelompokkan menjadi kebutuhan kebutuhan tunai dan kebutuhan pendapatan sebagai berikut :

KEBUTUHAN TUNAI
Dana Pendidikan
Dana Darurat
Dana Pelunasan Hutang
Dana Penyelesaian Warisan


KEBUTUHAN PENDAPATAN

Kebutuhan Esensial Makanan
Pakaian
Perumahan
Perawatan Rumah
Transportasi
Bahan Bakar
Perawatan Kesehatan
……


Kebutuhan Tidak Esensial Perayaan Ulang Tahun
Liburan
Peralatan Olah Raga
Baju Pesta
Kwalitas Makanan


Sekarang kita coba menghitung kebutuhan Dinar untuk kelompok pertama yaitu Kebutuhan Tunai.

Untuk mudahnya dipahami, saya menggunakan contoh keluarga imaginer - katakanlah keluarga Abdullah dengan profil sebagai berikut :

Di Keluarga Abdullah, saat ini hanya Pak Abdullah yang bekerja. Usia Pak. Abdullah saat ini adalah 44 tahun dan merencanakan ‘pensiun’ dari pekerjaan sekarang dalam 11 tahun kedepan atau pada usia 55 tahun. Pak Abdullah memiliki tiga orang putra yang saat ini masing-masing berusia 18 tahun, 14 tahun dan 8 tahun. Pak Abdullah ingin anaknya semua dapat menyelesaikan perguruan tingi. Selain dari pada itu beliau juga ingin keluarganya tetap mandiri dan tidak menjadi beban orang lain sampai akhir usia Bapak dan Ibu Abdullah yang berdasarkan statistik harapan hidup rata-rata di Indonesia bisa mencapai 70 tahun. Sebagai muslim yang taat, sementara mengusahakan kehidupan di dunia yang mandiri, keluarga Abdullah tidak ingin kehilangan kesempatan beramal semaksimal mungkin. Oleh karenanya keluarga Abdullah ingin terus meningkatkan Sedeqah-nya sehingga mencapai 1/3 dari penghasilannya sampai akhir hayatnya. Karena didorong oleh keinginanya untuk meng-akhiri usianya dengan usia dan amal terbaik, maka beberapa tahun terakhir keluarga Abdullah telah merintis usaha untuk skala rumah tangga. Pak Abdullah juga merencanakan pergi haji berdua dengan istri dua tahun dari sekarang.

Untuk menyederhanakan pendekatan kebutuhan Dinar keluarga Abdullah, langkah pertama yang dibutuhkan untuk perencanaan finansial adalah dibuatnya kerangka waktu atau time frame.

Perencanaan finansial akan selalu perlu time frame agar bisa tahu kapan dana tunai dan dana pendapatan dibutuhkan. Berdasarkan uraian diatas, maka secara garis besar kerangka waktu perencanaan finansial keluarga Abdullah dapat digambarkan dalam illustrasi berikut:

Dari ilustrasi tersebut kita sudah bisa memetakan beberapa kebutuhan tunai dan kapan dibutuhkan.

Karena Dinar tidak terpengaruh oleh inflasi, maka hal ini memudahkan kita dalam membuat rencana jangka panjang.

Misalnya kita tahu bahwa saat ini masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia perlu sekitar Rp 50 juta - maka anggaran 50 Dinar- pastilah cukup. kalau 50 Dinar cukup untuk masuk perguruan tinggi sekarang, insyaallah pada saat anak ke 2 Pak Abdullah yang akan masuk perguruan tinggi dua tahun lagi juga akan cukup dianggarkan 50 Dinar. Demikian pula anaknya yang ketiga yang akan masuk perguruan tinggi 9 tahun yang akan datang.

Biaya pergi haji juga demikian. Untuk tahun ini biaya ONH biasa termasuk uang saku 30 Dinar cukup - maka dua tahun lagi dengan jumlah Dinar yang sama insyaallah juga akan cukup. Untuk pergi haji berdua Pak Abdullah hanya akan membutuhkan dana 60 Dinar.

Apabila Pak Abdullah juga membutuhkan dana darurat untuk jaga-jaga biaya sakit dlsb. misalnya 50 Dinar, maka kebutuhan tunai Pak Abdullah yang perlu direncanakan pengadaannya adalah 50+2x30+50+50 atau 210 Dinar, 160 Dinar dibutuhkan dalam jangka pendek (2 tahun) dan sisanya masih 9 tahun lagi.

Untuk menghitung Kebutuhan Pendapatan pada masa pensiun insyaallah akan saya tulis pada kesempatan berikutnya